Howard Mengundurkan Diri CEO Starbucks
Schultz, 64 tahun, selama sekitar empat dekade telah membangun Starbucks menjadi salah satu merek terkuat di dunia. Di bawah kepemimpinannya, rantai kedai kopi yang berbasis di Seattle, AS, itu berkembang dari 11 kedai menjadi 28.000 kedai di 77 negara.
Mundurnya Howard sebagai CEO Starbucks memunculkan spekulasi. Banyak pihak menduga ia bersiap untuk pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun 2020.
Lewat situs resmi Starbucks, Howard menuliskan ucapan perpisahannya. Ia mengatakan sementara waktu ingin berlibur dulu di musim panas bersama keluarganya.
Dalam surat itu pula terungkap kopi favorit Howard. Siapa sangka ia suka kopi French press berbahan biji kopi Sumatra.
Mengenai spekulasi ikut pilpres Amerika Serikat mendatang, Howard tak mengiyakan atau menidakannya. Ia hanya pernah bilang prihatin dengan kondisi negaranya sekarang
No comments: